24th April 2014

anita-gadis-kecil-yang-luguAnita, seorang anak gadis yang masih lugu. Suatu ketika dia melihat ayahnya sedang ML dengan pembantu. Dia cepat-cepat pergi untuk memberitahu ibunya apa yang telah dilihatnya.

Sang ibu sangat terkejut mendengarnya, “Jangan mengatakan apa-apa sampai ibu suruh, oke Sayang?”

Anita pun selalu mengingat pesan ibunya tersebut. Hingga akhirnya seminggu tak terasa telah berlalu dari kejadian tersebut, namun dia tetap ingat dan selalu mengingat akan pesan ibunya tersebut. Hingga akhirnya suatu ketika, dia di ajak ibunya untuk menghadiri perayaan ulang tahun neneknya yang digelar dengan meriah.

Dihari pesta ulang tahun nenek yang ke 70 datanglah semua kerabat. Lalu di kesempatan itu si ibu berkata kepada semua orang yang hadir:

“Harap tenang, Anita akan menceritakan sebuah cerita yang sangat bagus …”

Semua orang mengira Anita akan bercerita tentang teater, tentang impiannya atau cerita anak-anak lainnya, Anita mulai berbicara:

“Minggu lalu Ayah masuk ke kamar pembantu kami, memeluknya, menciumnya, lalu membuka pakaiannya, dan celananya…”

Semua orang melihat kearah si Ayah yang wajahnya telah berubah merah melebihi merahnya tomat yang masak dipohon.

Seluruh ruangan menjadi bergemuruh, seolah-olah tidak perduli Anita terus melanjutkan ceritanya:

“…Ayah juga membuka semua bajunya dan juga celananya… kemudian Ayah mulai memasukan… ehh… mulai memasukan?? … aku tidak ingat namanya …”

Anita melihat kearah ibunya, yang saat itu wajahnya sangat puas dan penuh kemenangan lalu bertanya:

“Ibu, yang hampir setiap hari ibu hisap waktu ibu membuka celana tetangga namanya apa?”