1st November 2014

Sumpah pocong yang konon merupakan tradisi masyarakat pedesaan adalah sumpah yang dilakukan oleh seseorang dengan kondisi terbalut kain kafan layaknya orang yang telah meninggal. Sumpah pocong ini banyak dilakukan didaerah Jawa, khususnya bagian Timu. Sumpah ini dilakukan oleh seseorang dalam keadaan terbalut kain kafan seperti layaknya orang yang telah meninggal (pocong). Sumpah ini tak jarang dipraktekkan dengan tata cara yang berbeda, misalnya pelaku sumpah tidak dipocongi tapi hanya dikerudungi kain kafan dengan posisi duduk.

sumpah-pocongSumpah pocong biasanya dilakukan oleh pemeluk agama Islam dan dilengkapi dengan saksi dan dilakukan di rumah ibadah (mesjid). Di dalam hukum Islam sebenarnya tidak ada sumpah dengan mengenakan kain kafan seperti ini. Sumpah ini merupakan tradisi lokal yang masih kental menerapkan norma-norma adat. Sumpah ini dilakukan untuk membuktikan suatu tuduhan atau kasus yang sedikit atau bahkan tidak memiliki bukti sama sekali. Konsekuensinya, apabila keterangan atau janjinya tidak benar, yang bersumpah diyakini mendapat hukuman atau laknat dari Tuhan.

Dalam Islam sendiri, sumpah pocong sebenarnya tidak ada. Pelaksanaan sumpah pocong ini sendiri sebenarnya hanya merunut pada hadis Nabi tentang bersumpah kepada selain Allah.

Rasulullah bersabda, ‘Sesungguhnya Allah swt melarang kamu bersumpah dengan nama bapak-bapak kamu, maka barangsiapa yang bersumpah maka hendaklah ia bersumpah dengan nama Allah atau diam.’ Dan dalam lafazh yang lain: ‘Maka janganlah engkau bersumpah kecuali dengan nama Allah.’ (HR al-Bukhari dan Muslim)

Tata Cara Pelaksanaan Sumpah Pocong
Dilihat dari kasus-kasus yang pernah ada, sumpah pocong ini dilakukan karena :

  • Adanya kasus / masalah yang diragukan kebenarannya.
  • Adanya kasus / masalah Bid’ah/Fitnah yang ditimpakan kepada seseorang
  • Adanya kasus sengketa
  • Dan kasus-kasus lain yang dianggap oleh IMAM setempat layak diadakan sumpah pocong

Pelaku Sumpah Pocong
Sumpah pocong dilakukan oleh orang/pihak yang merasa difitnah dan atau ingin menyampaikan kebenaran yang dia sungguh-sungguh yakini benar tetapi sulit diterima oleh kelompok masyarakat sekitar. Maka dengan adanya sumpah pocong ini dianggap sebagai satu PUNCAK PERNYATAAN atas kebenaran yang ingin disampaikan.

Saksi Pelaksanan Sumpah Pocong

  • Keluarga Pelaku Sumpah
  • Saksi atas kebenaran yang ingin disampaikan dalam materi sumpah
  • Imam Agama / Ulama
  • Tokoh Masyarakat yang ditunjuk
  • Wakil pemerintah yang ditunjuk

Tempat Pelaksanaan Sumpah Pocong
Sumpah pocong ini dilakukan di MAsjid yang diyakini sebagai Baitullah (Rumah Allah). Alasannya adalah jika ada dusta atau kebohongan yang diikrarkan ditempat ini, maka laknat dan azab akan ditimpakan kepada si pendusta.

Cara Melakukan Sumpah Pocong

  • Si pelaku sumpah dimandikan/disucikan sebagaimana memandikan/mensucikan mayat. Dimandikan oleh keluarga dekat [muhrim] disaksikan oleh saksi-saksi yang ditunjuk [Sesama Jenis].
  • Si pelaku didandani selayaknya mayat dalam tata cara pemakaman Islam [dipocong]
  • Si pelaku mengucap syahadat sebagai bentuk pengakuan bahwa memang yang dia imani hanya ALLAH SWT dan Nabi Muhammad SAW.
  • Pembacaan surat Yasin dan doa-doa/ tahlil tahmid selayaknya diberikan kepada orang mati.
  • Si pelaku mengucapkan sumpah / ijab atas HAL APA yang dia KUKUHKAN atau dia SANGKAL.

Contoh : Bismillaahirrochmaanirochiim… Dengan nama Allah SWT yang maha melihat atas semua yang saya lakukan maka saya [nama yang bersumpah] dengan sadar menyatakan bahwa tuduhan yang ditimpakan atas saya adalah fitnah dan apabila ada dusta atas sumpah saya, saya siap menerima azab dan laknat dari Allah berupa : A – Z [tergantung keberanian si pelaku sumpah dan atau sudah ditetapkan oleh si saksi-saksi… dan seringkali efek yang disebutkan diantaranya adalah : 7 Keturunan tidak akan selamat, sanggup mati saat pengambilan sumpah, sanggup mendapat sakit tak terobati setelah mengucap sumpah, dll].

  • Para saksi dan hadirin berdoa bersama, diantaranya adalah permohonan ampun kepada Allah SWT tentang segala kekhilafan yang dilakukan oleh semua yang ada.
  • Si pelaku sumpah, dibuka pocongnya
  • Bersalam-salaman antara si pelaku sumpah, saksi-saksi dan pihak-pihak yang berseberangan dengan si pelaku sumpah

Hasil Akibat Sumpah Pocong
Untuk akibat yang ditimbulkan atas pelaksanaan sumpah pocong ini tidak bisa dipastikan. Biasanya terlihat dalam kehidupan sehari-hari setelah melakukan sumpah pocong, bisa berupa musibah penyakit, kematian atau hal lain atau bisa juga berupa azab/laknat Allah lainnya yang terkadang tidak disadari bahwa hal tersebut merupakan sebagai akibat dari sumpah pcoong yang pernah dilakukannya. Akibat yang muncul biasanya dalam rentang waktu yang lama, meskipun ada juga yang dalam waktu dekat sudah terlihat.